2

SMS Puisi Cinta

SMS Puisi Cinta

SMS Puisi Cinta

Pesan SMS

Buat para pecinta wanita yang ingin membuat pasangannya berbunga-bunga ketika menerima sms, berikut sms puisi cinta yang penulis pernah buat. Semoga bermanfaat.. 🙂

Dalam diam aku mengagumimu, dalam doa aku menjagamu, dalam harap aku menantikanmu, indahnya cinta kala rasa ini bertemu.

Minggu-minggu ini langit tampak sedih, tetes airnya membasahi bumi.
Kuhanya bisa berdoa, esok hari matahari mnampakkan senyum cerahnya terang mnyinari.

Kau buat rindu ini smakin mati..
Kau buat rasa ini mnjd tk berhati..
Kau buat kesepian ini mnjd tk berarti.
Dan ini smsku tuk trakhir kali..
Karena kau sudah tak peduli..
Selamat tidur sisi hati..
Selamat brmimpi..

Entah kenapa hati ini tak pernah berhenti..
Berhenti merindukanmu tiap sendiriku..
Sendiriku yg tak seperti dulu selalu ada kamu..
Kamu yg selalu kupeluk dalam dekapanku..
Dekapanku serta kecup manis untukmu..
Untukmu hati, jiwa, n raga ini..
Raga ini yg tk prnah lelah mncintaimu..
I miss u…

Setengah mati ku merindu…
Tiada henti kumerindu..
Tiada hati selain drimu..
Kutetap menunggu…

Malam ini tak seperti malam kemarin
Saat kau bersamaku…
Malam ini tak seindah saat kau memelukmu..
Tak ada kata berpisah darimu..

Kemarin adalah sejarah, besok adalah misteri, tapi hari ini adalah anugerah.

Aku ingin kau di sini..
Aku ingin kau menemaniku, saat ku gundah dan saat aku rindu setengah mati padamu..

Jika suatu saat kita bertemu.
Diwaktu dan ditempat yang berbeda.
Yang pasti bukan di dunia ini sayang..

Aku ingin terbang brsama angin…
Mngepakkan sayap-sayap cinta diawan..
Melukiskan rasa rindu brsama rembulan..

Seribu bintang berkilau, tak satupun turun menjamah galau. Ketika dunia berpaling, satu bintang bercahaya ditidurku. Adalah engkau yang kuharapkan jadi tujuan cintaku.

Cinta dapat datang, cinta dapat juga pergi. Cinta dapat saling memiliki, namun cinta tidak dapat menunggu.

Kalo kamu baca sms ini kamu utang kiss. Kalo dicuekin, berarti kamu sayang ama aku. Kalo dibales kamu harus jadi pacarku. Kalo ketawa kamu milikku.

Malam begitu tenang saatku tertidur, bulan begitu terang saat kubermimpi, memanglah takdir jika jodoh menemukan kita, hingga berakhir bahagia, namun akankah kita ? pikiranku melayang jauh memikirkan bagaimana kita, hingga kuterlelap lelah tak menemukan sebuah jawaban untuk kita berdua..

Ketika butir-butir salju terakhir turun dari langit kau hadir dalam hidupku. Ketika bunga bermekaran dan tetes embun berjatuhan di dedaunan kau hadir dalam benakku.ketika sang surya tersenyum manja terangi semesta kau hadir dalam jiwaku. Kau, kekasihku yang selalu ada dalam hatiku..

Tatapan mataku kosong, saat ku menatap monitor komputerku. Entah ingin menulis apa, sekedar menyatakan perasaankah? Atau mengungkapkan ingin di hati. Ingin kutulis sebuah puisi.. berat bagiku tuk merangkai kata. Lebih lagi sebait lagu. Ah..aku hanya tak bisa. Galau menguasai hatiku. Sebuah ketidak pastian mengalir dalam buluh nadiku. Waktu terus berputar dalam diamku, seakan mengejek tertawa. Lalu?jemariku menari perlahan diatas keyboard hitamku “Aku rindu kamu” hanya ini yang dapat kutuliskan, dan aku kembali diam.

Seandainya aku bisa mengirimkan isyarat hati untukmu yang jauh disana. Kupastikan ragaku ini tuk selalu kembali padamu yang teduhkan hatiku.

Indahnya kabut bulan purnama. Kurindu seorang wanita dengan terdiam memikirkannya. Pria yang sepi oleh hadir senyum manisnya.. Dia, seorang wanita yang kucinta..

Kala malam larut, kupandang langit dalam kamarku, tiada cahaya tiada suara, sunyi senyap itulah yang kurasa, saat mata tak lagi mampu tuk terbuka kuingin berkata Met Bobok Ya..

Aku tahu mungkin kamu bosan dengan puisi-puisiku. Rindu, n sayang selalu terlukis dalam kata-kata itu. Namun aku hanya ingin kamu tahu bahwa, sebuah puisi yang kubuat mengungkapkan isi hati dan perasaanku. Tatkala kumengingatmu terlukis kata rindu. Bayangmu selalu terlukis dalam goresan pena..tertulis namamu.

Aku telah sampai pada ujung kerinduan hati, penantian yang tak terbatas pada akhir pemberhentian waktu. Kusangat lelah dengan perjalanan hari ini, namun kusangat senang dengan akan hadirnya senyummu. Selamat tidur hatiku, kukan tersenyum dalam mimpi kita berdua..

Jika aku seorang perompak, mungkin akan berlayar menuju pulau cintamu. Melalui rintangan dan tantangan untuk dapat mencuri berlian hatimu, memilikimu untuk hatiku yang butuh cinta…
Malam yang indah buatmu tertidur terlelap hingga mimpi mempertemukan kau dan aku.

Atas nama cinta di bawah rembulan. Kumasih disini, bermimpi tentang kita.

Hadir disetiap warnamu Memberi disetiap kosongku. Membayangkan kau hadir setiap saat. Indahku adalah indahmu Dan kuyakin kepadamu kaulah pengisi hatiku. Selamat tidur kekasihku..

Yang tak pernah terlupa sedikitpun. Saat ruang kosong menyekat kepala, bayangmu mematuk seketika. Membuat pagiku begitu indah.

Embun yang bening, membasuh daun dan bunga yang tengah mekar. Begitukah wajahmu ketika bahagia? Ah… aku mencatat lagi namamu dipagi ini.

Tak pernah jengah aku bertanya. Tak pernah lelah aku menyapa. Menyambut pagi dengan mengundang pesonamu, menyambut pagiku.

Meski semua sapa pagiku membentur dinding bantu. Dan tak bergema diruang kamar. Tidak mengapa, karena yang kumiliki hanya baikmu, hanya damaimu.

Aku hanya bisa mengucap salam untuk pagimu dengan doa agar kamu selalu setia pada satu cinta.

Jika semua pertanda cinta, mengapa kata itu tak pernah meluncur dari bibir mungilnya. Jika semua pertanda rindu, mengapa kata cintanya tak pernah menyapa hari-hari ku. Mungkin aku memang tak pernah layak mendapatkannya. Haruskah aku tersudut lemah mengharapkannya. Atau membeku kehilangannya..

Bulanku meredup, seperti cintaku kini yang semakin hanyut oleh ombak samudera. Kupandangi seberang selat sunda, tak tampaknya cahayanya. Hatiku melemah, dan terjatuh merebah di rumput nirwana. Selesai sudah cerita cinta seorang RAMA, terlelap dan mati karena cinta.

Panas terik siang hari, sepoi-sepoi angin nyiur melambai, kuterduduk dan terdiam memandang duniawi. Berpikir dan terus berpikir untuk apa semua ini, sedikit sesalku tak ada yang mampu mengerti.. Walau tak harus memiliki, kubersandar pada kerinduan yang tak pasti. Hanya inginku tuk menyendiri. Kesepianku tuk selalu intropeksi. Ah..bosan, bosan dengan kehidupan yang ada, kuingin perubahan..perubahan yang berarti untuk hidupku..hidupku yang penuh bisu..terdiam dan akan mati..

Kosong yang aku rasakan, adakah hati untuk sebuah kesepian?hidupku tertekan oleh sebuah keberadaan. Impian dan harapan jadi sebuah tujuan. Akhiri hidup dengan senyuman, tak tampakkan sebuah arti kesedihan

Hidup adalah sebuah impian. Kehidupan bersama seseorang adalah kenangan. Masa depan kuraih untuk terus berjalan, tanpa harapan..

Teh manisnya ga usah pake gula deh, aku tinggal liat kamu aja.

Empat sehat lima sempurna. sungguh aku tidak merasakan kesempurnaan itu sebelum aku merasakan kasih sayangmu.

Kamu tau gak kenapa kok kita cuman bisa lihat pelangi setengah lingkaran? karena setengahnya lagi ada di mata kamu..

Kalau suatu saat kamu hancurkan hatiku… akan kucintai kamu dengan kepingannya yang tersisa.

Berusaha melupakanmu, sama sulitnya dengan mengingat seseorang yang tak pernah kukenal.

Kalau kamu ajak aku melompat bareng, aku ngga bakalan mau. Mending aku lari ke bawah, bersiap menangkapmu.

Aku pernah jatuhkan setetes air mata di selat Sunda. Di hari aku bisa menemukannya lagi, itulah waktunya aku berhenti mencintaimu.

Ketika hidup memberiku seratus alasan untuk menangis, kau datang membawa seribu alasan untuk tersenyum.

Jika aku bisa jadi bagian dari dirimu, aku mau jadi airmatamu, yang tersimpan di hatimu, lahir dari matamu, hidup di pipimu, dan mati di bibirmu.

Saat pertama kali bertemu, dirimu selalu hadir dalam hatiku. Waktu berjalan bersama bayangmu, inginnya selalu dekat denganmu.

Bila bunga cinta gugur menyelubungi hatiku yang sepi dan pudar bersama cinta. Tiada hal yang terindah selain cinta. Cinta yang lahir dari hati.

Ingin meraih kembali cintamu menjadi kenyataan. Saat diriku dalam siksaan cinta, dirimu melenggang pergi tanpa pernah memikirkanku.

Untuk apa berlari dalam kelam? Sedang kabut pun tak mau menyibak. Biarlah semua berlalu, mimpi pun aku tak ingin. Meski rindu ini tercipta untukmu.

Adakah di hatimu terbesit satu harapan untuk berjanji selamanya bersamaku? Andai dirimu berada disini untuk membuka kembali jalan cinta. Ada rasa rindu disana yang mengisi relung hati. Adakah rindu di hatimu seperti yang kurasakan?

Kutahu kau mencintaiku saat kulihat binar matamu bersinar saat menatapku, teduh dan hangat. Kutahu kaulah tempatku bersandar dan berlindung.

Aku dengar bisikan angin sampaikan pesanmu padaku. Aku rasakan tetesan embun sebagai lambang kasih sayangmu. Kulihat pelangi hati sebagai gambaran cintamu padaku. Kurasakan ketulusan, kejujuran, dan kesetiaanmu padaku. Kini aku menyadari bila dirimu kau sangat sayang padaku. Tapi semua terasa menjadi tiada indah tanpa dirimu. Kan kujaga semua yang pernah kau berikan padaku, cinta.

Kukirimkan malam ini cinta suciku untukmu bersama hembusan angin teduh. Kusalurkan kasih sayangku melalui pori-pori jiwaku untuk bekal tidur yang kau jenjang dalam dekapan kasih membelai jiwamu.

Mengapa harus berjumpa saat diriku telah berdua? Ingin diriku lari dari kenyataan bersama hasratku bersamamu. Namun kutak kuasa melawan sumpah yang telah terucap.

Cinta pandangan hati adalah anugerah. Cinta yang tumbuh dari hati meninggalkan rasa sayang yang sangat mendalam. Bila seseorang dapat merasakan cinta yang tumbuh dari hati, itulah yang disebut cinta sejati.

Ingin kututurkan kata demi kata, tentang perasaanku padamu. Dirimu adalah cahaya dalam hatiku? Semoga kita dapat bersatu.

Lembayung tergores kelam, menjelajah anganku pilu. Getar kasihmu dalam badai, tinggalkan mimpi menuju harapan. Adakah harapan itu untukku?

Ketahuilah, cinta tak akan pernah sekalipun mengetahui tingkat kedalamannya, bila ia belum diterkam oleh perpisahan.

Aku datang atas nama cinta dan kini kau datang membawa putih cintamu yang begitu manis melekat dalam relung jiwaku.

Jika kegelapan menyembunyikan pepohonan dan bunga-bunga dari penglihatan kita. Ia tidak akan menyembunyikan cinta dalam hati kita.

Andaikan saja aku berani berkata cinta. Kini diriku merasa lelah memendam rasa. Ingin kuungkapkan semua, meski tanpa akhir terindah.

Meski cinta tak terbalaskan, tapi tetap akan kutunggu hingga engkau hanya memikirkanku seorang.

Cinta adalah misteri yang sulit dimengerti. Cinta merupakan anugerah bagi insan manusia. Cinta adalah kebahagiaan yang terpancar dalam diri seseorang, meski terkadang cinta juga meninggalkan rasa sakit. Adakah cinta abadi? Akankah cinta selalu bersemi?

Cinta berpuisi seribu makna. Bertahun-tahun perjalanan cinta yang tak pernah terpisahkan oleh waktu dan jarak.

Berharap datangnya cinta bagai bunga di musim lalu, dan mengharap turunnya hujan. Kupercaya akan janji, seperti kupercaya terbitnya matahari esok pagi.

Terlihat rona mata yang indah, penuh gairah dan kedewasaan. Ramah kala menyapa, dan indah saat bertutur. Entah harus berkata apa, hati ini terpikat oleh pesonanya.

Anganku tak berhenti bersajak. Walau kutahu, kau tak pernah menganggap diriku ada, meski rasa letih mendera, aku tak akan pernah melepaskannya lagi. Kau hanya mimpi yang tak akan menjadi nyata hingga segala rasa harus padam dan berakhir. Kan selalu kurasakan hadirmu antara ada dan tiada.

Dingin angin malam membawa khayalan kian pasti. Kugantung impian dan asa, dan aku berjanji tidak akan mengecewakan dirinya.

Mencintaimu setulus hati, mengarungi lautan untuk mendapatkan cinta suci. Tak akan pernah menduakanmu walaupun terpisah jarak dan perbedaan.

Tak semua kata dapat terucap, lain di mulut lain di hati. Suatu hari nanti, kau akan tahu, rasa cinta yang tersimpan.

Nikmatilah cinta dengan kasih putih, maka akan lahir cinta sejati.

Mengagumimu apa adanya dan menjadi inspirasi dalam hidupku. Membangkitkan rasa cintaku menjadi tak terbatas. Kini, kuserahkan diriku apa adanya.

Tak akan pernah tahu, kemana mata hati melangkah dan berpijak. Sosokmu hanya banyang semu di hati. Abadilah asa bersama mimpiku.

Sesaat mengenal telah menambah arti dalam hidupku. Kudapatkan anugerah terindah di bulan penuh berkah. Tanpa kata janji, hanya ungkapan cinta dan saling pecaya. Berdua kita jelang masa depan bersama dalam satu cinta, abadi selamanya.

Rindu akan belaianmu, kasih sayang, dan ketegaranmu. Walau semua itu t’lah berlalu, tapi takkan pernah terlupakan hingga akhir hayatku.

Saat bertemu, aku tak peduli. Saat kau pergi, aku selalu menantimu. Apakah ini namanya cinta?

Kau datang disaat keegoisan akan cinta tengah mendera. Membawa cahaya dan kedamaian, membuatku tidak mudah menyerah untuk merengkuh kisah cinta bersamamu.

Dalam hati aku menanti, kuserahkan hati sebagai tanda ketulusan cinta.

Meski adakah cinta yang tulus setelah sekian lama lelah mencari. Kapankah perjalanan ini kan berakhir?

Penderitaanku adalah bayangan gelap bagi dirimu, saat kesetiaan menjadi alasan untuk mencampakanku! Aku takkan lari dari cintamu yang selalu memasungku.

Sesuatu yang terbesar dalam hidup ialah mengampuni orang yang menyakiti kita dan tetap mengasihinya.

Jangan pernah berkata selamat tinggal jika masih ingin mencoba. Jangan pernah menyerah selama merasa masih dapat maju. Jangan pernah berkata ya bila tidak menyukainya.

Untuk apa bicara cinta, jika hatimu tak terbuka. Untuk apa bicara cinta, jika matamu tak bercahaya. Untuk apa bicara cinta, jika hanya membuatmu menderita. Bagiku, dirimu adalah SANG CINTA

Komentar

komentar

Andrian Dion Priadi

Penulis seorang penggiat Open Source, bekerja sebagai staff IT di PTN Universitas Gadjah Mada, dan juga sebagai direktur utama CV. Manasthika Global Informasi.

2 Comments

Tinggalkan Pesan