8

Jenis Pekerjaan Seorang Lulusan Teknik Informatika

Jenis Pekerjaan Seorang Lulusan Teknik Informatika

Jenis Pekerjaan Seorang Lulusan Teknik InformatikaJurusan Teknik Informatika cukup diminati oleh para lulusan SMA/SMK yang ingin meneruskan ke jenjang kuliah karena ilmu yang didapatkan berkaitan dengan komputer, semisal perangkat keras komputer, rekayasa perangkat lunak, jaringan, dan pemrograman.  Namun apakah Anda tahu, untuk lulusan TI ada beberapa jenis pekerjaan yang harus dipahami deskripsi, aktivitas, dan kemampuan yang harus dimiliki untuk  menjalani pekerjaan tersebut. Berikut jenis pekerjaan lulusan Teknik Informatika di lapangan kerja :

System Analyst

Deskripsi Pekerjaan System Analyst
System Analyst merancang solusi IT baru untuk meningkatkan efisiensi bisnis dan produktifitas. Pekerjaannya dapat untuk ekstrenal client atau internal client (seperti departemen dalam organisasi yang sama).

Bekerja secara dekat dengan client, analyst memeriksa model bisnis dan aliran data, mendiskusikan penemuan mereka dengan client, dan merancang solusi IT yang tepat.

Mereka menghasilkan sketsa rancangan dan meminta sistem IT baru, menentukan operasi yang akan dijalankan oleh sistem, dan cara data akan dilihat oleh user, memberikan rancangannya pada client dan setelah disetujui, bekerja secara dekat dengan tim client untuk mengimplementasikan solusi.

Aktivitas Kerja System Analyst
Kebanyakan system analyst bekerja pada tipe khusus sistem IT, dengan bermacam-macam tipe organisasi.

Aktivitas kerja juga bergantung pada ukuran dan sifat dasar dari organisasi, tetapi biasanya meliputi:

  • Berhubungan secara luas dengan eksternal atau internal client;
  • Menganalisa sistem (yang sudah ada) client;
  • Menerjemahkan keperluan client ke dalam laporan singkat proyek yang sangat khusus;
  • Mengenali pilihan untuk solusi potensial dan menilainya untuk kecocokan teknis dan bisnis;
  • Membuat solusi logis dan inovatif untuk permasalahan yang kompleks;
  • Membuat proposal khusus untuk memodifikasi atau menggantikan sistem;
  • Membuat laporan proyek yang memungkinkan;
  • Memberikan proposal pada client;
  • Bekerja secara dekat dengan developer dan bermacam end user untuk memastikan kompatibilitas teknis dan kepuasan user;
  • Memastikan anggaran dipatuhi dan memenuhi deadline;
  • Membuat jadwal pengujian untuk keseluruhan sistem;
  • Mengawasi implementasi sistem baru;
  • Merencanakan implementasi sistem baru;
  • Membuat user manual;
  • Menyediakan pelatihan untuk user dari sistem baru;
  • Tetap up to date dengan perkembangan sektor teknis dan industri.

Kemampuan System Analyst
Orang-orang yang ingin berprofesi di bidang ini harus memiliki kemampuan sebagai berikut:

  • Kemampuan untuk belajar dengan cepat;
  • Pendekatan logis dalam pemecahan masalah;
  • Menyelidiki dan memiliki rasa ingin tahu;
  • Kemampuan presentasi;
  • Kemampuan interpersonal dan client-handling yang bagus;
  • Business awareness;
  • Kemampuan yang baik sekali dalam komunikasi lisan dan tulisan;
  • Kemampuan dalam perencanaan dan negosiasi;
  • Inistiatif dan kepercayaan diri;
  • Ketertarikan bagaimana proses organisasional bekerja.

Referensi
System Analyst: Job description and activities

Software Engineer
Deskripsi Pekerjaan Software Engineer

Software Engineer meneliti, merancang, dan men-develop sistem software untuk memenuhi keperluan client. Setelah sistem sudah secara penuh dirancang software engineer lalu diuji, debug, dan memelihara sistem. Mereka perlu memiliki pengetahuan berbagai macam bahasa pemrograman komputer dan aplikasi, ini karena luasnya bidang kerja yang dapat terlibat didalamnya.

Software engineer kadangkali merupakan computer programmer atau software developer. Bergantung pada tipe organisasi, software engineer dapat menjadi spesialis dalam sistem atau aplikasi. Software engineering merupakan salah satu profesi IT yang paling popular.

Aktivitas Kerja Software Engineer
Aktivitas yang dilakukan oleh software engineer meliputi:

  • Researching, perancangan, dan pembuatan software baru;
  • Menguji program baru dan mencari kesalahan;
  • Men-develop program yang sudah ada dengan menganalisa dan mengenali area untuk modifikasi;
  • Memasang produk software yang sudah ada dan mengambil incompatible platform untuk bekerja bersama;
  • Memeriksa teknologi baru;
  • Membuat spesifikasi teknis dan perencanaan pengujian;
  • Bekerja dengan bahasa coding komputer;
  • Membuat dokumentasi operasional dengan technical author;
  • Memelihara sistem dengan memonitoring dan memperbaiki kerusakan software;
  • Bekerja secara dekat dengan staff lain, seperti manajer proyek, graphic artists, system analyst, dan sales dan marketing professional;
  • Berkonsultasi dengan client/kolega berkaitan dengan pemeliharaan dan performance dari sistem software dan bertanya untuk memperoleh informasi, menjelaskan detail dan mengimplementasikan informasi;
  • Secara konstan meng-update pengetahuan teknis dan kemampuan dengan menghadiri in-house dan/atau kursus eksternal, membaca manual dan mengakses aplikasi baru;
  • Problem solving dan berpikir secara menyamping sebagai bagian dari tim, atau secara individual, untuk memenuhi kebutuhan dari proyek;

Kemampuan Software Engineer
Orang-orang yang ingin berprofesi di bidang ini harus memiliki kemampuan sebagai berikut:

  • Pengetahuan tentang berbagai macam aplikasi;
  • Antusiasme dan pengetahuan dari project lifecycle;
  • Kemampuan analytical and problem-solving;
  • Memperhatikan detail;
  • Pikiran yang logis;
  • Numeracy;
  • Pengetahuan tentang sektor yang akan Anda kerjakan;
  • Kemampuan interpersonal dan komunikasi yang baik;
  • Kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif dengan client, kolega, dan manajemen senior;
  • Kemampuan untuk belajar skill dan teknologi terbaru dengan cepat;
  • Motivasi karir dan kemauan untuk melanjutkan lebih jauh pengetahuan dan kemampuan;
  • Awareness pada isu terkini yang mempengaruhi industri dan teknologi;

Referensi
Software Engineer: Job description and activities

Network Engineer
Deskripsi Pekerjaan Network Engineer
Network engineer bertanggungjawab untuk memasang dan mendukung komunikasi jaringan komputer dalam organisasi atau antar organisasi. Tujuannya adalah untuk memastikan operasi yang lancar dari jaringan komunikasi untuk menyediakan performance yang maksimum dan ketersediaan untuk user (staff, client, customer, supplier, dan lain-lain).
Network engineer bekerja secara internal sebagai bagian dari tim pendukung IT di organisasi atau secara eksternal sebagai bagian dari perusahaan konsultansi networking dengan beberapa client.

Aktivitas Kerja Network Engineer
Pekerjaan ini terpengaruh oleh ukuran dan tipe dari organisasi yang mempekerjakannya.
Aktivitas standar yang dilakukan oleh orang-orang berprofesi dibidang ini adalah:

  • Memasang, mendukung, memelihara server hardware dan infrastruktur software baru;
  • Mengatur e-mail, anti spam, dan virus protection;
  • Melakukan setting user account, izin dan password;
  • Memonitor penggunaan jaringan;
  • Memastikan cost-effective dan efisiensi penggunaan server;
  • Mengusulkan dan menyediakan solusi IT untuk masalah bisnis dan manajemen;
  • Memastikan semua peralatan IT memenuhi standar industri;
  • Menganalisa dan menyelesaikan kesalahan, mulai dari major system crash sampai kelupaan password;
  • Mengerjakan rutin preventative measures dan mengimplementasikan dan memonitor keamanan jaringan, jika jaringan terkoneksi ke internet;
  • Menyediakan pelatihan dan dukungan teknis untuk user dengan bermacam tingkat pengetahuan IT dan kompetensi;
  • Mengawasi staff lain, seperti help desk technician;
  • Bekerja dekat dengan departemen/organisasi lain dan berkolaborasi dengan staff IT lain;
  • Merencanakan dan mengimplementasikan pengembangan IT untuk masa mendatang dan menjalankan kerja proyek;
  • Mengelola website dan memelihara jaringan internal;
  • Memonitor penggunaan web oleh para pekerja;

Kemampuan Network Engineer
Orang-orang yang ingin berprofesi di bidang ini harus memiliki kemampuan sebagai berikut:

  • Pengetahuan yang up to date dan memahami kebutuhan bisnis dan industri;
  • Kemampuan komunikasi yang baik sekali;
  • Mampu untuk menerima bermacam tugas dan memperhatikan detail;
  • Kemampuan analytical dan problem-solving;
  • Kemampuan teamwork dan mampu untuk merasa nyaman bekerja dengan tim, client dan grup staff yang berbeda antar organisasi;
  • Kemampuan organisasional.

Referensi
Network Engineer: Job description and activities

IT Trainer
Deskripsi Pekerjaan IT Trainer
IT Trainer umumnya merancang dan memberikan kursus dalam Information and Communications Technology (ICT) seperti aplikasi desktop dan software khusus perusahaan. Mereka juga menyediakan pelatihan dalam area yang lebih teknis untuk software engineer, teknisi, perancang website, dan programmer. IT Trainer bekerja pada perguruan tinggi, perusahaan pelatihan, dan dalam departemen pelatihan dari suatu perusahaan besar dan organisasi sektor publik. Banyak IT Trainer merupakan self-employed.

Aktivitas Kerja IT Trainer
Pelatihan umumnya jatuh pada dua kategori, yaitu aplikasi software desktop (pengolah kata, database, spreadsheet, internet dan e-mail) dan area teknis seperti programming, web design, networking dan pemeliharaan PC.

Aktivitas standar yang dilakukan oleh orang-orang berprofesi dibidang ini adalah:

  • Merancang materi kursus dan dokumen lain seperti handout, manual, dan latihan;
  • Mengatur dan memasarkan kursus untuk memenuhi kebutuhan dari pelajar dan permintaan bisnis;
  • Menyiapkan lingkungan pelatihan dan sumber daya seperti men-setting peralatan IT;
  • Menyampaikan program pelatihan pada client baik itu dalam setting group classroom atau online melalui e-learning atau Virtual Learning Environment (VLE) atau one-to-one basis;
  • Mendukung dan melatih pelajar menggunakan VLE atau paket self-learning;
  • Mengevaluasi keefektifan dari pelatihan dan course outcorner;
  • Berhubungan dengan penyedia kursus eksternal, employer, client, memeriksa badan dan perusahaan software, dan lain-lain
  • Menerima tanggung jawab untuk pemeliharaan hardware dan software yang digunakan untuk pelatihan dan menganjurkan perbaikan dan upgrade;
  • Tetap up to date dengan sistem yang bersangkutan, software dan teknologi pelatihan online;
  • Berurusan dengan administrative record.

Kemampuan IT Trainer
Orang-orang yang ingin berprofesi di bidang ini harus memiliki kemampuan sebagai berikut:

  • Pengetahuan yang up to date dari aplikasi dan sistem IT;
  • Kemampuan lisan dan tulis yang baik;
  • Kemampuan organisasional, perencanaan, pelatihan dan presentasi yang baik;
  • Kesabaran dan kepercayaan;
  • Self-motivation dan mampu untuk memotivasi orang lain;
  • Kemauan untuk belajar;

Referensi
IT Trainer: Job description and activities

Application Developer
Deskripsi Pekerjaan Application Developer

Application Developer menerjemahkan kebutuhan software ke dalam kode pemrograman singkat dan kuat. Kebanyakan akan mengkhususkan pada lingkungan development tertentu seperti computer games atau e-commerce, dan akan memiliki pengetahuan yang dalam pada beberapa bahasa komputer yang bersangkut-paut. Peranannya meliputi menulis spesifikasi dan merancang, membangun, menguji, mengimplementasikan dan terkadang yang membantu aplikasi seperti bahasa komputer dan development tool.

Application Developer bekerja dalam range yang luas pada sektor bisnis seperti sektor publik, biasanya menjadi bagian dari tim dengan IT professional lainnya seperti system/busineess analyst dan technical author. Mereka bekerja pada produk umum yang dapat dibeli atau untuk client individual menyediakan bespoke solutions.

Aktivitas Kerja Application Developer
Fungsi dasar dari application developer adalah untuk mempergunakan pengetahuan teknik pemrograman dan sistem komputer untuk membuat program komputer untuk melakukan bermacam-macam pekerjaan sesuai dengan persetujuan dengan client.

Aktivitas yang dilakukan oleh application developer meliputi:

  • Membuat spesifikasi program secara detail melalui diskusi dengan client;
  • Menjelaskan secara tepat apa tindakan (aksi) program yang diinginkan;
  • Menguraikan spesifikasi program ke dalam elemen-elemen sederhana dan menerjemahkan logikanya ke dalam bahasa pemrograman;
  • Memikirkan solusi yang mungkin untuk menprediksi masalah, mengevaluasi pilihan lain;
  • Bekerja sebagai bagian dari tim, dimana mengadakan proyek khusus, untuk membuat bagian tertentu dari program;
  • Mengkombinasikan semua elemen dari rancangan program dan mengujinya;
  • Menguji sample data-set untuk memeriksa keluaran dari program sesuai dengan yang diinginkan;
  • Bereaksi terhadap masalah dan memperbaiki program seseuai kebutuhan;
  • Memasang program dan mengadakan pengujian akhir;
  • Mempelajari computer printout selama berlangsungnya pengujian;
  • Mengevaluasi keefektifan program;
  • Meningkatkan efisiensi operasi program dan menyesuaikan kebutuhan baru seperlunya;
  • Mengadakan user acceptance testing untuk memastikan program mudah digunakan, cepat, dan akurat;
  • Membuat ulang langkah yang diambil oleh user untuk menemukan sumber masalah;
  • Membuat dokumentasi secara detail atas operasi dari program oleh user dan operator komputer;
  • Mengkonsultasikan manual, laporan periodik dan teknis untuk mempelajari cara baru untuk men-develop program dan memelihara yang sudah ada;

Kemampuan Application Developer
Orang-orang yang ingin berprofesi di bidang ini harus memiliki kemampuan sebagai berikut:

  • Kemampuan teknis yang kuat dalam pemrograman, perancangan, metodologi system development dan pengujian, khususnya pada industri game;
  • Kemampuan komunikasi yang baik;
  • Kemampuan dalam manajemen proyek;
  • Kemampuan problem-solving;
  • Perhatian pada detail;
  • Keuletan dan kesabaran;
  • Kemampuan teamwork;
  • Pemahaman proses bisnis dan batasannya.

Referensi
Applications Developer: Job description and activities

Komentar

komentar

Andrian Dion Priadi

Penulis seorang penggiat Open Source, bekerja sebagai staff IT di PTN Universitas Gadjah Mada, dan juga sebagai direktur utama CV. Manasthika Global Informasi.

8 Comments

  1. jadi bertambah deh pemahamanku, makasih ya pembahasanya…..

Tinggalkan Pesan